Sunday - July 20, 2008

Home | Site Map | Channels | Profile | Press Room | Services | Contact 

currently 8 user(s) online

search 

   Latest News

»

sony-ak.com Luncurkan Kamus Teknologi Informasi (May 27, 2006)

»

sony-ak.com Luncurkan IT Event Calendar (May 20, 2006)

»

Web Chat Berbasis AJAX dari sony-ak.com (May 09, 2006)

»

sony-ak.com Advertising Program (May 01, 2006)

»

Sony AK di Tabloid PCplus (April 18, 2006)

news archives » 


   Random Article

»

#develop, Alat Alternatif Pengembangan Aplikasi Berbasis .NET Framework (2962)

»

Tips Mengantisipasi XSS dan SQL Inject Pada PHP (Database MySQL) (3802)

»

Tips SQL Server: Melakukan Perbandingan Case Sensitive pada Instalasi Case Insensitive Sort Order (1085)

»

Mengenal SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) - RFC 821 (4633)

»

Membuat Script Kalender dengan PHP (5582)

   Newsletter

Join our newsletter, you will get alert about content updates

powered by Yahoo! Groups















Nedstat Basic - Free web site statistics

 
 
Menggalang Peranserta dan Kepedulian dalam Perusahaan

Author: Lendy Widayana
Published: May 14, 2005
Visits: 1833 - Category:
Knowledge Management
 
     
 

Tidak bedanya di perusahaan besar atau kecil, dalam Knowledge Management (KM) yang bertumpu pada budaya knowledge-sharing (saling berbagi knowledge), hambatan terbentuknya budaya ini harus dihilangkan terlebih dahulu. Salah satu hambatan yang sering ditemui adalah lemahnya peranserta dan kepedulian seluruh karyawan akan hari esok perusahaan. Waltraut Ritter, President of Hong Kong Knowledge Management Society ketika sempat bertandang ke tempat kerja saya beberapa waktu lalu mengatakan bahwa budaya paternalistik di Asia membuat karyawan terbiasa untuk selalu meminta petunjuk atasan untuk melakukan suatu pekerjaan. Kebiasaan ini menyebabkan karyawan rikuh untuk berkreasi. Rikuh terhadap atasan karena takut salah atau dianggap sok tau. Dan kepada sesama rekan kerja karena takut dianggap cari muka.

Memang tidak ada cara yang baku untuk membentuk suatu kekuatan kerja berdasarkan knowledge di suatu perusahaan. Namun perusahaan perlu menciptakan iklim yang mendorong agar setiap karyawan dapat berlatih dalam proses berpikir dan dan meningkatkan kreativitasnya. Langkah taktis yang dapat dilakukan perusahaan adalah melakukan sigi (survei) tentang persepsi seluruh karyawan terhadap apa yang menjadi SWOT (Strength-kekuatan, Weakness-kelemahan, Opportunity-peluang, Threat-ancaman) bagi perusahaan. Seluruh hasil sigi kemudian dapat dijadikan bahan diskusi kelompok berdasarkan persamaan atau perbedaan pandangan yang berkembang. Diskusi inilah merupakan bahan pemicu awal knowledge-sharing. Tindak lanjut dari diskusi adalah mempraktikkan seluruh kesepakatan hasil diskusi yang kemudian dievaluasi dalam kegiatan knowledge-sharing berikutnya. Seluruh aktivitas ini selanjutnya dapat dijadikan kegiatan rutin perusahaan.

Komunitas praktisi
Setelah aktivitas knowledge-sharing telah bergulir, seluruh kegiatan tersebut akan lebih mudah pelaksanaannya jika dibentuk apa yang dinamakan komunitas praktisi (Community of Practice – CoP). CoP merupakan forum yang mempertemukan semua fungsi dalam organisasi untuk menggodok berbagai knowledge dengan tujuan memecahkan berbagai masalah dan menghasilkan inovasi perusahaan. Sesuai dengan namanya, CoP berorientasi pada pertukaran pengalaman praktek-praktek (best practices) terbaik yang telah dilakukan oleh karyawan. Oleh karena itu partisipasi aktif anggota sangat menentukan kualitas dari CoP.

CoP tidak merubah struktur organisasi, karena CoP bersifat informal, namun keberadaannya diakui dan mendapat dukungan penuh dari perusahaan. Agar anggota CoP bebas berdiskusi dan mengekspresikan pendapat dan pengalamannya, semua peserta diminta melepas semua atribut jabatan dan fungsi di organisasi. Seluruh hasil CoP ditujukan untuk kepentingan salah satu fungsi atau seluruh bagian dalam organisasi.

Tidak cukup dengan teori
Dalam KM memang kita tidak cukup hanya mengandalkan teori. Sebagian besar teori dan kumpulan pengalaman mempraktikkan KM dari negara-negara maju juga tidak dapat secara serta merta diterapkan dalam organisasi di Indonesia. Hal ini disebabkan karena banyaknya perbedaan budaya, jenis usaha, kesiapan infrastruktur komunikasi dan informasi suatu wilayah dan tingkat melek terhadap teknologi informasi. Pola pikir dan tindakan yang diperlukan adalah, teori sebagai pijakan awal, lalu disesuaikan dengan budaya setempat, dipraktikkan dan kumpulan praktek terbaik akan dengan cepat akan membentuk teori baru yang sesuai dengan kondisi di mana kita berada.

Iklim peranserta karyawan dan persaingan yang sehat dalam perusahaan memang harus diciptakan oleh manajemen perusahaan, karena iklim ini tidak terbentuk dengan sendirinya. Budaya paternalis sangat kental dengan keteladanan pimpinan sebagai pelopor perubahan. Kebijakan yang diambil oleh pimpinan perusahaan makin menuntut knowledge yang makin beragam. Pada gilirannya pemimpin memerlukan wisdom (kebijaksanaan) management yang didasarkan atas knowledge, seperti yang saya sampaikan sebagai umpan balik kepada Waltraut Ritter, dan ia pun mengiyakan.

Lendy Widayana adalah moderator pada mailing list Indonesia Knowledge Management Community. Beliau juga aktivis bidang TI di Komunitas Peduli Belajar (Tali Ajar) Malang. Saat ini bekerja sebagai Direktur Eksekutif Ciputra Cyber Institute Surabaya. Tulisan ini pernah dimuat di Harian Radar Malang pada tanggal 5 Mei 2004.

Demikian tulisan singkat mengenai menggalang peranserta dan kepedulian dalam perusahaan. Semoga bermanfaat bagi Anda semuanya. Saran dan komentar bisa dilayangkan langsung ke lendy@ciputracyberinstitute.com. Untuk membaca tulisan menarik lainnya silakan menuju ke situs Sony AK Knowledge Center di www.sony-ak.com.

Terimakasih.




 Recommended articles
 

»

Teknologi Monitor: Memahami Karakteristik Monitor - Bagian 2 (5088)

»

Dumping dan Restore Database Pada MySQL (3983)

»

Merubah Password User SYSDBA Pada Firebird 1.5.x (2736)

»

Mencari Durasi Antar Dua Tanggal dengan PHP (3199)

»

Etika dalam Mengirimkan E-mail Attachment yang Berukuran Lebih dari 150 KB (2514)

 Send your comments or suggestions
Full Name :
E-mail :
Comments :
 
 

  Privacy | Site Map | Advertise

  Copyright © 2003 - 2006 Sony AK Knowledge Center - all rights reserved

  info@sony-ak.com