|
Jika Anda mendapatkan e-mail yang isinya memperingatkan adanya suatu
virus komputer baru, menawarkan kepada Anda suatu handphone baru
atau meminta Anda untuk meng-update informasi detail rekening bank
Anda, maka dipastikan Anda sudah menjadi korban dari hoax. E-mail
hoax dapat mengganggu aktivitas pekerjaan Anda, membombardir sistem
e-mail perusahaan Anda atau bahkan bisa memancing Anda untuk memberi
informasi detail rekening atau password Anda kepada para penjahat.
Virus hoax
Virus hoax merupakan suatu bentuk gangguan lain di internet yang
tugasnya menyebarkan kabar-kabar tidak benar atau bohong. Biasanya
hoax adalah e-mail yang menginformasikan hal-hal seperti berikut
ini.
- Memperingatkan kepada Anda bahwa sudah muncul suatu virus
yang belum bisa terdeteksi oleh anti-virus dan virus ini
bersifat sangat merusak.
- Meminta Anda untuk tidak membaca e-mail dengan suatu subject
tertentu.
- Mengklaim bahwa peringatan tadi dikeluarkan oleh suatu
perusahaan software yang besar dan terkenal atau bisa juga
seolah-olah dari internet provider atau pihak pemerintah.
Contohnya seperti IBM, Microsoft, AOL, FCC dan lain sebagainya.
- Terkadang menggunakan istilah-istilah teknis untuk
menggambarkan efek dari virus. Contohnya hoax Good Times, dia
mengatakan bahwa virus tersebut bisa membuat prosesor PC ke
dalam "an nth-complexity infinite binary loop".
- Biasanya meminta Anda untuk memforward e-mail atau pesan
tersebut ke semua teman-teman Anda.
Hoax sendiri saat ini sudah tidak saja berupa e-mail, tetapi juga
memanfaatkan berbagai macam cara, misalnya juga melalui instant
messenger seperti Yahoo! Messenger, MSN, ICQ dan lain sebagainya.
Ini akan sangat merugikan perusahaan karena mengganggu pekerjaan dan
juga akan semakin memenuhi bandwidth internet dengan hoax sampah
seperti itu.
Hoax atau bukan?
Pada tanggal 1 April 2000, sebuah e-mail menyebar yang menyatakan
bahwa suatu virus yang bernama Rush-Killer mulai menyebar di
internet. Virus tersebut secara otomatis akan men-dial nomor 911 di
Amterika dan e-mail ini meminta Anda untuk menyebarkan informasi ini
kepada semua teman-teman Anda. Ternyata, e-mail ini memang termasuk
dalam kategori hoax, tetapi virus yang diinformasikan melalui e-mail
tadi juga ternyata memang benar-benar ada. Ini membuktikan bahwa
memang sangat sulit sekali membuktikan apakah suatu e-mail
benar-benar suatu hoax ataukah e-mail yang memang membawa informasi
penting yang sebenarnya.
Mengapa virus hoax menjadi masalah?
Hoax bersifat sangat mengganggu dan juga sangat merugikan, ini bisa
disamakan dengan kerugian yang ditimbulkan oleh virus. Bayangkan,
jika suatu orang mem-forward e-mail hoax ke semua e-mail temannya,
maka akan terjadi traffic e-mail sampah yang sangat tinggi dan dapat
mengganggu sistem e-mail server yang ada. Ujung-ujungnya bisa juga
menyebabkan e-mail server menjadi crash. Ini merupakan efek yang
sama seperti yang ditimbulkan oleh virus e-mail Sobig, hanya saja
suatu hoax tidak akan pernah berisi kode yang bisa mengganggu
kode-kode pada sistem komputer.
Efek dari hoax ini tidak saja reaksi yang berlebihan dari pihak
end-user, tetapi terkadang perusahaan yang menjadi korban hoax
seringkali mengambil langkah drastis, seperti menutup dan meng-close
e-mail server atau bahkan juga men-down jaringan mereka. Ini tentu
saja akan sangat mengganggu aktivitas pekerjaan dan bisnis
perusahaan. Hoax juga bisa mengaburkan orang dari suatu informasi,
apakah itu informasi benar ataukah bohong. Hoax juga sifatnya unik
karena memang tidak tergolong virus dan kebanyakan anti-virus tidak
bisa mendeteksinya.
Apakah hoax bisa menginspirasi adanya virus?
Ya, bisa. Terkadang para penulis virus menunggu adanya suatu hoax
yang beredar di internet dan biasanya akan segera membuat virus yang
namanya sama dengan hoax yang beredar tersebut. Beberapa anti-virus
menamakannya GT-Spoof.
Page-jacking
Page-jacking adalah suatu istilah yang mana menggunakan replika dari
suatu situs yang terkenal untuk menarik user dan kemudian akan
me-redirect mereka ke situs lainnya. Para page-jacker atau pembajak
halaman situs web ini biasanya akan meng-copy dan memalsukan halaman
situs yang sudah punya reputasi dan juga terkenal. Mereka kemudian
mendaftarkan situs-situs palsu tadi ke search engine dan siap
menunggu korban yang masuk.
Begitu ada korban yang tertipu maka mereka akan langsung
di-redirect ke situs lain yang berisi berbagai macam iklan atau
bahkan meminta user untuk memasukkan data-data pribadinya. kegiatan
page-jacking ini memang sangat merugikan orang banyak selain juga
mengurangi pendapatan bagi situs yang asli. Selain itu page-jacking
juga membuat search engine semakin tidak akurat karena berisi
situs-situs bohong yang seolah-olah situs aslinya. Page-jacking juga
banyak digunakan untuk aktivitas phishing. Untuk mencegah
page-jacking ini maka selalu gunakan bookmark pada web browser Anda
terhadap situs-situs yang asli atau Anda bisa juga mengetikkan
alamat situs yang asli dengan benar pada web browser.
Mouse-trapping
Jika Anda sudah ter-redirect ke situs palsu tadi, maka biasanya Anda
tidak akan bisa kembali ke halaman sebelumnya dengan menekan tombol
close atau tombol back. Ini dinamakan dengan mouse-trapping.
Solusinya, Anda bisa menuju ke bagian alamat URL dan ketikkan alamat
lainnya yang Anda tahu pasti, atau supaya lebih aman Anda bisa
matikan web browser dan restart kembali komputer Anda.
Phishing
Phishing merupakan aktivitas menggunakan e-mail dan situs palsu
untuk menipu Anda sehingga Anda mau mengisikan data pribadi atau
bahkan data rekening bank Anda misalnya. Biasanya Anda seolah-olah
akan menerima e-mail dari suatu organisasi yang terpercaya, misalnya
bank. Di dalam e-mail tersebut akan berisi pesan dan ujung-ujungnya
akan berisi suatu link ke alamat situs "bank" tersebut. Anda akan
dibujuk untuk mengklik link URL tersebut dan ketika Anda
mengikutinya maka akan muncul tampilan "yang seolah-olah asli" dari
situs bank tersebut. Anda akan dimintai username, PIN, password dan
data-data lainnya. Data-data tersebut akan disimpan oleh para
penjahat yang membuat situs palsu tersebut untuk digunakan di
kemudian hari. Ini tentu saja sangat mengerikan sekali. Saat ini
program anti-spam sudah banyak membantu dalam membasmi phishing ini.
Surat berantai atau chain letter
Suatu surat berantai elektronik adalah suatu e-mail yang
mengharuskan Anda untuk mem-forward-kannya kepada orang lain.
Beberapa tipe dari surat berantai ini adalah:
- Hoax. Surat berantai ini misalnya akan memperingatkan Anda
akan adanya suatu serangan teroris, virus komputer baru,
penyakit baru dan lain sebagainya. Intinya ini menimbulkan chaos
di masyarakat.
- Barang gratisan palsu. Beberapa surat berantai mengklaim
bahwa suatu perusahaan menawarkan sesuatu yang gratis, seperti
tiket pesawat gratis, laptop gratis, handphone gratis atau
bahkan uang dalam jumlah yang besar, tentu saja Anda hrus
mem-forward-kan e-mail tersebut ke banyak orang yang lain.
- Petisi. E-mail ini biasanya berisi suatu petisi terhadap
suatu kebijakan yang dikeluarkan oleh suatu organisasi tertentu.
Bahkan jika ini adalah suatu petisi yang benar, maka e-mail
berantainya terkadang akan terus menerus menyebar biarpun masa
berlakunya sudah habis.
- Humor atau joke. Ada satu contoh menarik mengenai ini yaitu
suatu e-mail berantai yang berjudul "Internet cleaning", dimana
dikatakan bahwa internet seluruh dunia akan mati pada tanggal 1
April berkenaan adanya perbaikan internet.
Apakah e-mail berantai adalah suatu masalah besar?
E-mail berantai memang tidak mengancam keamanan komputer Anda,
tetapi mereka dapat menimbulkan hal-hal berikut ini.
- Membuang waktu Anda dan juga membuat bingung antara e-mail
yang benar-benar penting dan tidak.
- Menimbulkan traffic e-mail yang tinggi dan membuat lambat
e-mail server yang ada.
- Menyebarkan informasi yang salah kepada pihak atau orang
lain.
- Menyuruh orang untuk mengirimkan e-mail kepada suatu alamat
tertentu, sehingga orang-orang yang menjadi korban tersebut akan
menerima e-mail sampah yan tidak berguna di dalam mailbox-nya.
Bagaimana caranya mencegah hoax?
Berikut ini adalah beberapa cara dalam mencegah hoax, yaitu:
- Perusahaan harus memiliki kebijakan dalam hal manajemen
virus.
Perusahaan sebaiknya memiliki kebijakan seputar penanganan virus
komputer yang komprehensif. Misalnya setiap karyawan tidak boleh
mem-forward e-mail yang berisi peringatan akan adanya virus
kepada rekan lainnya. Ini berlaku untuk setiap e-mail, bahkan
e-mail yang datang dari perusahaan anti-virus. E-mail warning
adanya virus baru haruslah dikirim oleh orang yang ditugasi oleh
perusahaan untuk menangani masalah virus dalam perusahaan
tersebut.
- Selalu update informasi mengenai isu hoax terbaru.
Ini bisa dilakukan dengan cara selalu mengunjungi situs-situs
anti-virus mengenai adanya hoax terbaru. Salah satunya adalah
pada alamat
www.sophos.com/virusinfo/hoaxes.
- Jangan forward surat berantai.
Janganlah sekali-sekali Anda ikut mem-forward surat atau e-mail
berantai. Jangan terbujuk dengan iming-iming tertentu yang
ditawarkan apabila Anda mem-forward-nya ke orang lain. Semua itu
bohong belaka.
- Jangan pernah percaya pada link URL pada suatu e-mail yang
meragukan kebenarannya.
Jika Anda ingin memasukan username dan PIN bank Anda melalui
internet banking, maka jangan buka link internet banking yang
ada pada e-mail yan tidak jelas atau mailing list. Anda harus
memasukkan sendiri alamat URL internet banking Anda pada web
browser.
Demikian tulisan singkat mengenai seputar hoax, scams dan juga
e-mail berantai. Semoga bermanfaat bagi Anda semua. Jika ada komentar atau saran bisa dikirimkan melalui
pratiwi.mileniawati@gmail.com. Untuk membaca tulisan menarik lainnya
silakan menuju ke situs Sony AK Knowledge Center dengan alamat di
www.sony-ak.com.
Terimakasih.
| Send
your comments or suggestions |
|
|
|