|
Outsourcing saat ini sudah menjadi tren di dunia TI. Outsourcing
atau alih daya ini merupakan suatu tindakan mengalihkan suatu
pekerjaan di dalam suatu perusahaan untuk dikerjakan oleh pihak lain
yang mempunyai kompetensi pada pekerjaan tersebut. Outsourcing dalam
dunia TI saat ini dipandang sebagai suatu pilihan strategis
manajemen dibandingkan hanya sebagai suatu cara untuk memotong
biaya. Dengan outsourcing maka tujuan bisnis perusahaan bisa
tercapai dengan cepat karena operasional di dalam perusahaan
tersebut memang dikerjakan oleh pihak-pihak yang berkompeten di
bidangnya. Melalui tulisan ini maka akan kita simak beberapa alasan
perusahaan melakukan outsourcing. Alasan strategis utama suatu
perusahaan melakukan outsourcing adalah untuk:
- Meningkatkan fokus bisnis. Dengan outsourcing maka
perusahaan bisa lebih fokus pada bisnis utamanya dan membiarkan
sebagian operasionalnya dikerjakan oleh pihak lain. Sebagai
contoh, suatu bank memberikan kesempatan kepada pihak lain untuk
menangani sistem penyimpanan data nasabah dan juga teknologi
komunikasi antar cabang.
- Membagi risiko operasional. dengan outsourcing maka risiko
operasional perusahaan bisa terbagi kepada pihak lain.
- Sumber daya perusahaan yang ada bisa dimanfaatkan untuk
kebutuhan yang lainnya. Misalnya pada suatu bank dengan beberapa
staf TI tidak perlu menyuruh staf TI tersebut untuk membuat
program perbankan dan juga mengurusi teknologinya dari awal,
tetapi perusahaan bisa melakukan outsourcing teknologi dengan
pihak lain. Staf TI yang ada bisa dimanfaatkan oleh bank untuk
kebutuhan yang lebih strategis atau yang lain.
Beberapa alasan utama untuk melakukan outsourcing yaitu:
- Mengurangi biaya. Dengan outsourcing maka biaya yang
sebelumnya digunakan untuk investasi infrastruktur teknologi
diubah menjadi biaya operasional.
- Mengubah aset yang tidak diperlukan. Misalnya suatu bank
sebelumnya harus memiliki sendiri datacenter untuk menyimpan
semua transaksinya, maka dengan outsourcing, bank tersebut bisa
menggunakan jasa datacenter untuk melakukan proses penyimpanan
data dan juga menyediakan datacenternya.
- Perusahaan tidak memiliki sumber daya yang berkompeten.
Seperti kasus bank tadi, jika perusahaan tidak melakukan
outsourcing TI dan memilih melakukan investasi infrastruktur TI
sendiri, maka secara otomatis bank tersebut harus memiliki
sumber daya manusia yang handal dan itu berarti suatu biaya yang
tidak sedikit.
- Kontrol yang lebih baik. Dengan adanya outsourcing maka
perusahaan bisa lebih baik mengontrol operasional perusahaannya.
Hasilnya akan membuat bisnis perusahaan menjadi berjalan lancar,
efektif dan efisien.
Demikian tulisan singkat mengenai beberapa alasan suatu
perusahaan melakukan outsourcing, khususnya outsourcing di bidang
teknologi informasi. Semoga bermanfaat bagi Anda semua. Jika ada komentar atau saran bisa dikirimkan melalui
pratiwi.mileniawati@gmail.com. Untuk membaca tulisan menarik lainnya
silakan menuju ke situs Sony AK Knowledge Center dengan alamat di
www.sony-ak.com.
Terimakasih.
| Send
your comments or suggestions |
|
|
|