|
Hal pertama yang perlu Anda ketahui seputar compression atau
kompresi data adalah ada dua macam kompresi data, yaitu lossless dan
lossy. Perbedaan antara keduanya sebenarnya mudah dimengerti dari
definisi dua kata tadi. Lossless compression berarti bahwa pada
suatu data yang dikompres maka Anda tidak akan kehilangan informasi
di dalamnya, sementara pada lossy compression maka Anda akan
kehilangan informasi yang ada ketika suatu data dikompres. Secara
lebih jelas bisa dikatakan bahwa jika Anda mendekompres informasi
yang dikompres dengan menggunakan teknik lossless compression maka
Anda akan mendapatkan semua informasi sama persis seperti ketika
informasi tersebut belum dikompres. Jika dibandingkan secara
bit-by-bit, maka semuanya akan nampak sama persis dan tepat. Ini
akan sangat berbeda jika Anda menggunakan teknik lossy compression,
dimana Anda akan kehilangan informasi ketika suatu informasi
didekompres. Jika Anda lakukan perbandingan informasi asli dengan
informasi hasil dekompresi dengan lossy compression, maka akan
nampak perbedaan yang terkadang sangat signifikan.
Tanpa Anda sadari atau tidak, maka sebenarnya Anda sudah
menggunakan secara tidak langsung kedua jenis teknologi kompresi
data tadi. Sebagai contoh, Anda mengirimkan dokumen .DOC kepada
rekan Anda, dan karena ukurannya besar maka Anda menggunakan Winzip
untuk mengkompres agar bisa lebih cepat bila dikirimkan melalui
e-mail. Nah, ini berarti Anda sudah melakukan kompresi data dengan
teknik lossless compression. Sementara itu, jika Anda mempunyai
kamera digital maka secara tidak langsung Anda sudah menggunakan
teknik losely compression, karena gambar di kamera digital biasanya
disimpan dengan format .JPG dan lain sebagainya.
Kita lihat kembali bahwa kedua jenis teknik kompresi tersebut
memiliki kegunaan yang berbeda dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa
file, seperti dokumen, spreadsheet dan dokumen informasi lainnya
tidak mengijinkan informasi bisa hilang, maka untuk itulah digunakan
teknik kompresi lossless compression. Kenapa begitu? Coba saja
bayangkan, jika Anda menggunakan teknik lossy compression untuk file
dokumen Word atau Excel Anda, maka Anda tidak akan bisa membuka
kembali dokumen tersebut setelah dikompres karena ada informasi yang
hilang dan dokumen tersebut tidak akan berarti lagi.
Sementara itu, foto merupakan suatu bentuk data yang agak berbeda
dibandingkan dokumen di atas. Dimana untuk dokumen foto maka Anda
bisa gunakan lossy compression untuk menghemat ukuran file-nya.
Kompresi pada foto bisa diatur sedemikian rupa dan hal tersebut akan
mempengaruhi kualitas gambar fotonya. Sebagai contoh, jika kompresi
semakin tinggi maka otomatis kualitas gambar semakin berkurang dan
ukuran file gambar juga kecil. Sedangkan kita Anda gunakan kompresi
yang rendah, maka kualitas gambar semakin bagus tetapi ukuran file
gambar juga akan agak besar.
Demikian tulisan sederhana mengenai lossless compression dan
lossy compression dalam dunia komputer. Jika ada komentar atau saran bisa dikirimkan melalui
pratiwi.mileniawati@gmail.com. Untuk membaca tulisan menarik lainnya
silakan menuju ke situs Sony AK Knowledge Center dengan alamat di
www.sony-ak.com.
Terimakasih.
| Send
your comments or suggestions |
|
|
|