Pengenalan
Banyak organisasi saat ini mulai membuat peran bagi seorang software
architect. Software architect bisa dikatakan sebuah jabatan yang
baru dan banyak perdebatan mengenai peranannya dalam suatu
perusahaan. Ada banyak versi dari pekerjaan seorang software
architect dan ini bisa dibuktikan dari beragamnya job description
yang ditulis pada banyak lowongan pekerjaan khususnya pada lowongan
untuk posisi software architect. Terlepas dari semua versi yang ada
tersebut, seorang software architect haruslah memiliki domain
kompetensi yang cukup untuk menjadi seorang arsitek. Secara
sederhana bisa diungkapkan bahwa seorang arsitek adalah membuat
arsitektur dan bertanggung jawab terhadap arsitektur yang dibuatnya,
mulai dari visi, konseptual, bereksperimen dengan pendekatan
arsitektur yang berbeda, membuat dokumen spesifikasi dari model dan
komponen dan interface dan yang penting juga adalah memvalidasi
arsitektur yang sudah dibuat apakah sudah sesuai dengan spesifikasi,
kebutuhan dan juga asumsi-asumsi yang ada.Seorang software
architect yang berpengalaman juga tidak hanya terpaku pada masalah
teknis, tetapi juga masalah lainnya seperti dari sisi politis,
strategis dan juga bisnis. Berikut ini adalah beberapa domain
kompetensi yang sebaiknya dan harus dimiliki oleh seorang software
architect.
Domains of Competency
Agar sukses berperan sebagai seorang software architect, maka dia
harus memiliki beberapa kompetensi yang baik. Berikut ini adalah
penjabarannya.
Teknologi
Sebagai seorang arsitek, maka Anda harus memiliki pengetahuan yang
baik mengenai produk dari organisasi Anda, teknologi yang digunakan
dan juga proses development. Bahkan dalam area teknis, maka
aktivitas Anda adalah sangat berbeda dengan yang dilakukan oleh
software developer. Masalah seringkali tidak jelas dan objek-objek
yang ada masih sangat kabur, dan disini Anda berperan untuk membuat
segalanya menjadi lebih jelas dan detail. Fokus Anda lebih banyak ke
implikasi dari pilihan teknis bagi perusahaan Anda. Anda melihat
sistem secara makro dan Anda berusaha untuk membuat model bagi
masalah yang ada dan juga solusinya. Anda juga harus mengeksplorasi
pendekatan alternatif lainnya, menyiapkan dokumen dan juga
menjelaskan arsitektur Anda kepada para stakeholder atau sponsor.
Karakteristik personal sangatlah penting agar sukses pada domain
ini. Terkadang dalam suatu organisasi terdapat dua orang arsitek.
Seorang junior software architect dan satunya lagi adalah senior
software architect. Jika junior software architect lebih fokus ke
arah teknologi, maka seorang senior software architect haruslah
fokus dalam hal strategi, misalnya berkontribusi dalam strategi
bisnis dan memiliki tanggung jawab utama dalam mendefinisikan
strategi teknis.

Summary dari Kompetensi Teknologi
Strategi Bisnis
Agar bisa sukses dalam aspek ini, maka Anda butuh pemahaman yang
solid mengenai strategi bisnis dari organisasi Anda dan juga
berbagai masalah yang ada di belakangnya. Selain itu Anda juga harus
mengerti mengenai praktek bisnis yang ada, siklus perencanaan dan
juga proses pengambilan keputusan dalam organisasi. Anda harus
memiliki pemahaman yang baik mengenai konteks bisnis dalam
organisasi Anda. Anda harus mengerti siapa kompetitor perusahaan,
produk mereka, strategi dan juga proses pembuatan produk. Anda juga
harus sudah terbiasa dengan lingkungan bisnis yang ada yang tentu
saja mempengaruhi kesuksesan organisasi dan yang penting adalah Anda
mampu menterjemahkan faktor-faktor bisnis tadi ke dalam kebutuhan
arsitektur software Anda dan juga pilihan arsitektur Anda. Untuk itu
dibutuhkan keahlian dalam menerjemahkan antara kebutuhan bisnis dan
pemilihan teknologi yang tepat dalam implementasinya.
Sebagai seorang yang mengerti teknologi dengan baik, maka Anda
harus membuat arsitektur yang baik. Dan sebagai seorang yang
mengerti strategi dengan baik, maka Anda bisa membuat arsitektur
software yang tepat bagi organisasi Anda. Domain-domain selanjutnya
adalah lebih banyak kepada menjadikan arsitektur Anda menjadi sebuah
kenyataan. Hal pertama yang penting adalah untuk mendapatkan
dukungan bagi arsitektur yang sudah Anda buat pada komunitas
manajemen. Untuk itu kemampuan komunikasi seorang software arsitek
juga penting dan justru harus bisa berperan juga layaknya seorang
marketing.

Summary dari Kompetensi Strategi Bisnis
Politik dalam Organisasi
Arsitektur software seringkali melibatkan banyak stakeholder dan ini
berarti pula melibatkan banyak developer. Seringkali arsitektur
software digunakan pada berbagai divisi dan juga developer pada
perusahaan yang lainnya. Untuk mendapatkan dukungan dari pihak
manajemen terhadap arsitektur Anda, maka Anda haruslah bisa
meyakinkan mereka.
Anda harus mengerti baik itu tujuan bisnis dan juga tujuan
individu dari para pemain inti di dalam organisasi, dan buat mereka
agar punya komitmen juga demi suksesnya arsitektur software yang
sudah dibuat. Ini artinya Anda harus mendengarkan, menjalin hubungan
dan juga menjual visi Anda kepada para manajemen. Lakukan hal
tersebut terus menerus selama proyek berjalan.
Kompetensi ini akan berpengaruh pada disetujui dan dibuatnya
arsitektur software yang telah Anda rancang dan efek berikutnya
adalah adanya dukungan agar bisa digunakan seterusnya.

Summary dari Kompetensi Politik dalam Organisasi
Consulting
User utama dari suatu arsitektur adalah tim development yang membuat
produk atau komponen, dan tujuan mereka adalah tidak untuk membuat
arsitektur Anda menjadi sukses, tetapi lebih kepada memenuhi
fungsi-fungsi yang spesifik, jadwal dan juga kebutuhan akan
kualitas. Seringkali dalam menggunakan arsitektur software Anda
adalah suatu pendekatan yang bagus bagi perusahaan Anda, tetapi ini
bisa jadi tidak berlaku bagi tim produksi. Untuk itu, tugas Anda
sebagai seorang software architect adalah melihat bahwa tim
developer adalah sebagai pelanggan utama terlebih dahulu. Arsitektur
Anda haruslah membawa nilai bagi mereka dalam membuat suatu produk
yang bagus. Kedua, Anda butuh meyakinkan tim produksi agar cepat
mengerti dan bisa secara efektif dalam menggunakan arsitektur Anda.
Fungsi Anda di sini adalah sebagai mentor dan juga guru, dimana
menyiapkan presentasi, siap berkonsultasi bersama tim dan juga
individu, plus juga melakukan mentoring terhadap junior software
architect.
Yang penting adalah Anda harus paham akan change management dan
bagaimana kelompok-kelompok yang ada dalam organisasi bisa
mengadopsi perubahan tersebut dengan cepat dan baik.

Summary dari Kompetensi Consulting
Sekarang kita sudah memiliki arsitektur yang baik. Dan itu adalah
arsitektur yang tepat bagi organisasi. Dia juga sudah didukung penuh
oleh elemen organisasi agar bisa dilaksanakan. Anda juga sudah punya
dukungan dari tim developer agar arsitektur tersebut diwujudkan.
Perlu apa lagi? Simak saja terus tulisan ini.
Leadership
Domain kompetensi yang mana mengatur semua hal dan memberi mereka
suatu gaya yang dinamis adalah leadership atau kepemimpinan. Suatu
tim arsitektur tanpa kepemimpinan maka akan tidak tahu harus kemana
melangkah. Seorang pemimpin dibutuhkan agar memimpin tim dalam suatu
visi, memotivasi tim inti dan juga menyemangati tim agar melakukan
yang terbaik bagi organisasi.
Hal ini perlu dedikasi dan juga gairah. Anda juga butuh
kepercayaan yang kuat bahwa Anda bisa melakukannya. Anda harus
melihat diri Anda sendiri dan orang lain harus melihat Anda sebagai
seorang pemimpin yang kredibel.

Summary dari Kompetensi Kepemimpinan
Diagram di bawah ini akan menunjukkan relasi antara skill
teknologi dan strategi bisnis membentuk pondasi bagi Anda sebagai
seorang arsitek software. Di sana juga terlihat tantangan yang nyata
baik itu politik dalam organisasi, consulting dan juga kepemimpinan.
Semakin Anda menjadi senior, maka semakin sedikit yang Anda ketahui
tetapi Anda akan semakin mengetahui siapa Anda -- yaitu dari sisi
karakter personal.

Kesimpulan
Seperti yang sudah Anda lihat, bahwa peranan dari software architect
sangatlah menantang. Terlihat pula bahwa peranan utamanya justru
bukan pada hal-hal yang berbau teknis. Sukses dalam peranan sebagai
software architect adalah bertumpu pada skil dan juga karakteristik
Anda, bukannya pada CV yang bagus dan hasil dari on-the-job
training. Dengan selalu belajar terus dan melihat berbagai
pengalaman yang lain, maka dijamin Anda akan bisa menjadi software
architect yang baik.
Referensi
- The Role of the Architect, Bredemeyer Consulting, June 28,
2000
Demikian tulisan mengenai peranan sebagai seorang software
architect di dalam organisasi. Semoga bermanfaat bagi Anda semua. Jika ada komentar atau saran bisa dikirimkan melalui
pratiwi.mileniawati@gmail.comm. Untuk membaca tulisan menarik lainnya
silakan menuju ke situs Sony AK Knowledge Center dengan alamat di
www.sony-ak.com.
Terima kasih.
| Send
your comments or suggestions |
|
|
|