|
Rekan-rekan sekalian, dalam pembahasan teknis artikel kali ini, saya
akan mengetengahkan sajian yang membahas security dalam reporting
services yang dapat ditemui pada sistem SQL Server 2000. Beberapa
saran yang bisa diberikan untuk menambahkan level security didalam
reporting services beberapa diantaranya adalah:
- Disable integrated security di dalam Report Server. Meski
report di eksekusi dalam context user yang menjalankan report
tersebut, namun hanya beberapa komponen yang berjalan sesuai
dengan context user tersebut, sehingga disable integrated
security guna menghindari kemungkinan report yang baru akan
mengalami masalah ketika dijalankan yang pada gilirannya akan
membreak domain privilege user yang menjalankan report
tersebut.
- Install sertifikat SSL kedalam IIS yang menjalankan web site
Report Server, guna meningkatkan level keamanan report yang
dikirim/diterima dari/ke report server.
- Gunakan satu domain user account untuk mengakses database
report server. Database ReportServer dan ReportServerTempDB
berisi user dbo dan account lain dengan privelege sysadmin. Bila
ada account ASPNET atau NTAUTHORITY\Network Service, maka akan
berimpact kemungkinan user yang mempunyai privelege mendeploy
aplikasi ASP.NET ke IIS server yang terdapat reporting services
untuk dapat mengakses semua data dengan memanfaatkan credential
yang diembed dalam datasource report. Untuk memperbaiki
keadaan tersebut, jalankan rsconfig.exe lewat DOS prompt.
- Encrypt parameter sebelum passing dari web browser ke report
server. Ada dua mekanisme passing parameter yaitu lewat URL
parameter string dan lewat HTML web form. Mekanisme kedua lebih
aman ketimbang pertama, mekanisme kedua menggunakan method
“POST” dan lewat HTTP GET URL report server akan menparsing
parameter yang diterima. User dapat menangkap nilai yang
digenerate lewat HTTP GET URL sehingga nilai parameter tetap
terlihat, sehingga sebaiknya lakukan enkripsi parameter.
- Hindari penggunaan prompted credential yang pop-up ketika
mengakses report. Setelah user memasukkan credential lewat pop
up credential, informasi credential tersebut dapat dibaca lewat
HTTP GET request dan disimpan di dalam web browser dengan URL
yang mengandung informasi credential yang dienkripsi. Kerawanan
ini bisa dimanfaatkan oleh user lain yang memanfaatkan local
cache untuk menyalahgunakan credential dari user lain. Perbaikan
security hole ini akan dimasukkan ke dalam reporting services
service pack 2.
- Gunakan prinsip least privilege account yang akan mengakses
data source lewat report server. Selain untuk menghindari
penyalahgunaan privelege, dan jangan memasukkan informasi
credential milik administrator ke dalam datasource report.
Demikian seputar informasi mengenai security reporting services. Semoga berguna bagi Anda semuanya. Untuk membaca tulisan menarik lainnya
silakan menuju ke situs Sony AK Knowledge Center dengan alamat di
www.sony-ak.com.
Kasim Wirama adalah pemegang sertifikasi MCSD.NET dan MCDBA.
Tulisan ini bersumber dari blog beliau yang ada pada alamat
http://blogs.netindonesia.net/kasim.wirama/
Terimakasih.
| Send
your comments or suggestions |
|
|
|